amalanartikelDoa mujarab

Fungsi Dan Manfaat Kayu Bertuah Kayu Stigi

KONSULTASI DENGAN DEWI ASIH

Fungsi Dan Manfaat Kayu Bertuah Kayu Stigi – Kayu Stigi merupakan salah satu jenis kayu yang tersohor memiliki tuah yang sangat besar. Kayu stigi ada 2 jenis kayu stigi laut dan darat

Bagaimana cara mengetahui kayu stigi yang kita miliki atau kita lihat asli atau palsu??

Berikut ini Ciri-Ciri Kayu Stigi Asli . Kayu Stigi Laut biasanya tumbuh di daerah pesisir atau pinggir pantai. Warnanya cokelat tua, semakin lama tersentuh tangan akan semakin gelap. Batang kayu yang masih muda cenderung berwarna putih kekuningan. Tetapi lama-kelamaan akan berubah menjadi cokelat. Sedangkan Kayu Stigi Darat warnanya cenderung hitam, bukan cokelat. Semakin lama akan semakin gelap pula hitamnya. Stigi darat cenderung tumbuh di daerah berbatu yang tandus. Sehingga batangnya bertekstur kasar atau belang karena tumbuhnya terhimpit benda keras. Keberadaan stigi darat saat ini sudah langka. Di Indonesia, daerah penghasil stigi yang terbaik ada di Pulau Bengkoang dan Pulau Kembar di Kepulauan Karimun Jawa.

Kedua jenis stigi (baik laut maupun darat) sama-sama akan tenggelam bila dimasukkan ke dalam air. Sekalipun potongan kayu tersebut hanya secuil, tetap akan tenggelam sampai ke dasar.

Fungsi atau Manfaat Kayu Stigi

Kayu stigi dapat difungsikan untuk menawarkan bias hewan. Jika seseorang tersengat hewan berbisa ( ular, kalajengjing dll) maka anda tinggal menempelkan kayu stigi tersebut dan secara otomatis kayu stigi tersebut akan menghisap keluar bisa.

Atau konon bila dimiliki orang yang baik budi serta perilakunya, kayu setigi akan membantu membangkitkan kekuatan spiritual orang tersebut.

Ada satu cerita bahwa Sunan Nyamplungan pernah menggunakan kayu setigi untuk memukul seekor ular yang menggigitnya dalam perjalanan. Sang Sunan pun marah dan bersabda, hingga ular tersebut berubah rabun.

Sampai sekarang, pohon stigi masih bisa ditemukan di Kepulauan Karimun Jawa, Jepara.

Dari jaman dulu, kayu setigi paling banyak dimanfaatkan oleh para jawara. Baik untuk memperkuat pukulan atau membangkitkan kemampuan tahan pukul. Seiring berlalunya jaman, kini setigi lebih banyak dipakai untuk membangkitkan kharisma dan wibawa pemimpin.

Orang-orang tua juga banyak yang memiliki kayu setigi karena dianggap menguatkan badan dan membantu penyembuhan rematik. Atau sengaja kayu setigi tersebut disimpan sebagai penangkal sihir dan niat jahat.

KONSULTASI DENGAN DEWI ASIH

Tags

Related Articles

Close